

1.
Schramm: “media pembelajaran adalah
teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan
pembelajaran.”
2.
Gerlach & Ely: “media pembelajaran
memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu
termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh
pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran mencakup semua sumber
yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran, sehingga
bentuknya bisa berupa perangkat keras (hardware),
seperti computer, TV, projector, dan perangkat lunak (software) yang digunakan pada perangkat keras itu.

3.
Oemar Hamalik (1980):
“Mengemukakan
bahwa yang dimaksud dengan media pendidikan adalah alat, metode, dan teknik
yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi
antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah
4.
Arief S. Sadiman, dkk (1984)
mengemukakan bahwa kata media berasal dari bahasa Latin yang secara harfiah
berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan
dari pengirim ke penerima pesan.

5.
Latuheru(1988:14),
menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang
digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi
komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna
dan berdaya guna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki
manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran.


1.
Media
sebagai sumber belajar
Belajar
adalah proses aktif dan konstruktif melalui suatu pengalaman dalam memperoleh
informasi. Dalam proses aktif tersebut, media pembelajaran berperan sebagai
salah satu sumber belajar bagi siswa. Artinya melalui media peserta didik
memperoleh pesan dan informasi sehingga membentuk pengetahuan baru pada siswa.
Dalam batas tertentu, media dapat menggantikan fungsi guru sebagai sumber
informasi/pengetahuan bagi peserta didik. Media pembelajaran sebagai sumber
belajar merupakan suatu komponen system pembelajaran yang meliputi pesan,
orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, yang dapat mempengaruhi hasil
belajar peserta didik. (Mudhoffir,dalam Munadi, 2008).
2.
Fungsi
Semantik
Semantik
berkaitan dengan “meaning” atau arti dari suatu kata, istilah, tanda atau
symbol.
3.
Fungsi
Manipulatif
Fungsi
manipulatif adalah kemampuan media dalam menampilkan kembali suatu
benda/peristiwa dengan berbagai cara, sesuai kondisi, situasi, tujuan dan
sasarannya.
4.
Fungsi
fiksatif
Fungsi
fiksatif adalah fungsi yang berkenaan dengan kemampuan suatu media untuk
menangkap, menyimpan kembali suatu objek atau kejadian yang sudah lama terjadi.
5.
Fungsi
Ditributif
Fungsi
distributif media pembelajaran berarti bahwa dalam sekali penggunaan satu
materi, objek atau kejadian, dapat diikuti oleh peserta didik dalam jumlah
besar (tak terbatas) dan dalam jangkauan yang sangat luas sehingga dapat
meningkatkan efesiensi baik waktu maupun biaya.
6.
Fungsi
Psikologis
dari segi
psikolgis, media pembelajaran memiliki beberapa fungsi seperti fungsi atensi,
fungsi afektif, fungsi kognitif fungsi imajinatif dan fungsi motivasi.

7.
Menurut Derek Rowntree, media dapat:
a. Membangkitkan
motivasi belajar
b. Mengulang
apa yang telah dipelajari
c. Menyediakan
stimulus belajar
d. Mengaktifkan
respon murid
e. Memberikan
feedback dengan segera
f. Menggalakkan
latihan yang serasa
8.
Menurut Edgar Dale, Finn dan Hobar,
media dapat:
a. Memberikan
pengalaman konkrit bagi pemikiran yang abstrak
b. Mempertinggi
perhatian murid
c. Memberikan
realitas, mendorong self actifity
d. Memberikan
hasil belajar yang permanent
e. Menambah
perbendaharaan bahasa
f. Memberikan
pengalaman lain yang sukar diperoleh dengan cara lain.

9.
Levie
& Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya
media yaitu:
1. Fungsi atensi
2. Fungsi afektif
3. Fungsi kognitif
4. Fungsi kompensatoris

![]() |
1. Schramm (1985) menggolongkan
media berdasarkan kompleksnya suara, yaitu: media kompleks (film, TV,
video/VCD) dan media sederhana (slide, audio, transportasi, teks).
2. Pengelompokan media berdasarkan
unsure pokoknya menurut Sulaiman (2001).
a.
Media
audio
b.
Media
visual
c.
Media
audio-visual
d.
Media
audio motion visual
e.
Media
audio still visual
f.
Media
audio semi-motion
g.
Media
motion visual
h.
Media
still visual
i.
Media
audio
j.
Media
cetak
3. Menurut Bretz (1971), media dibedakan
menjadi 8 macam yaitu: media audio, media cetak, media visual diam, media visua
gerak, media audio semi gerak, media visual semi gerak, media audio visual
diam, media audio visual gerak.
4. Menurut Anderson (1998) media pembelajaran
dibagi menjadi 10 yaitu: audio, cetak, audio-cetak, proyeksi visual diam,
proyeksi audio visual diam, visual gerak, audio visual gerak, obyek fisik,
manusia dan lingkungan dan komputer.

5. Menurut
Heinich and Molenda (dalam Supriatna, 2009) terdapat enam jenis dasar dari
media pembelajaran, yaitu:
a.
Teks
b.
Media
audio
c.
Media
visual
d.
Media
proyeksi gerak
e.
Benda-benda
tiruan/miniature
f.
manusia

artikel yang sangat menarik
BalasHapusjadi menambah wawasan tentang macam2 media pembelajaran
PSC Indonesia - Jasa Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Flash
Telp. 0815 797 4549
BB. 7585807C
www.pscindonesia.com
Terima kasih
BalasHapus1xBet korean (1xbet korean) Bonus - Promo Codes 2021
BalasHapus1xbet korean. Offers up to R5.00. Bet with 20xbet and other games within 1.5 minutes via bonus code WIKIPORT. 1xbet сайт Bonus code KESVIPVIP, R10000.00.